Senin, 22 Desember 2014

Perencanaan Keuangan Keluarga

Setelah lama gak produktif dalam menulis blog, kali ini saya mau berbagi cerita tentang diskusi forum Parenting yang saya ikuti, rekomendasi sahabat baik saya agar saya mengikuti forum tersebut, dan kali ini membahas perencanaan keuangan keluarga. Maklum yaa karena status saya sekarang sudah jadi nyonya, maka saya harus aktualisasi diri sebagai Istri, dan calon Ibu, lalu bagaimana mengelola keuaangan yang baik dan tercapai tujuan keluarga
 yang Samawa, yang sejahtera dan bermanfaat untuk sesama. Sebenernya perencanaan keuangan ini bisa diterapkan semua pihak, termasuk yang belum berkeluarga (Menikah).
Karena menurut praktisi dan dosen di FEUI, juga pembicara Perencanaan Keuangan dalam forum parenting, mba Kikau (Kaukabus Syarqiah). Perencanaan Keuangan adalah hal yang sebenernya biasa kita lakukan dalam kehidupan sehari- hari, Misalnya : Punya cita-cita pergi umroh dan haji, pengen kuliah lagi, pengen punya rumah, dll.Kita punya niat, kita nabung dan kita beli.

Senin, 17 November 2014

Pendidikan Anak Tanggung Jawab Orang Tua

Kita yang sudah menjadi orang tua tentu senantiasa berharap, berdo’a dan berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak kita kelak menjadi anak-anak yang shalih, anak-anak yang bermanfaat. Namun siapa yang bertanggung jawab menjadikan mereka anak shalih, apakah orang tua? Ataukah sekolah dan para gurunya?
Beruntungnya Orang Tua Yang Memiliki Anak Shalih

Kamis, 27 Februari 2014

Suami Haruslah Setegar Pilar

Ini benar-benar kunci keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga. Jika suami istri memegang kuat-kuat konsep An Nisa’: 34, maka itulah jaminan berlayarnya bahtera tanpa masalah berarti walau ombak bisa menggulung setinggi gunung. Tetapi jika sebaliknya, yang terjadi adalah ketidaknyamanan terus menghantui sejak di pelabuhan pertama hingga sampan mulai dikayuh. Apalagi ketika langit mulai gelap.

Ayat ini sudah dilupakan oleh banyak keluarga muslim. Sehingga para suami kehilangan kendali kepemimpinan dan kelayakannya sebagai pendidik. Pelan tapi pasti, kewibawaan suami menghilang hingga hampir-hampir sirna. Bahkan telah ada yang sirna. Tak ada lagi sorot mata berwibawa penuh makna yang tak perlu mengeluarkan instruksi tetapi telah dipahami istri dan dilaksanakan.

Kamis, 23 Januari 2014

Begitulah Cara Mereka Membalikkan Pemikiran Kita



Ada sepenggal cerita yang seharusnya membuka pemikiran kita, bagaimana selama ini kita sudah di bolak-balikan pola fikirnya menjadi sedemikian rupa agar yang bathil tampak seperti perbuatan keseharian yang biasa kita lakukan, sementara di luar sana para penjajah pemikiran merasa menang atas tipu daya yang mereka lakukan terhadap ummat Muslim di dunia.

Lantas apakah setelah terjadi propaganda pemikiran yang mereka lakukan, kita hanya berdiam diri saja melihat generasi setelah kita tergerus oleh pemikiran dan mengekor kebiasaan yang salah? Atau kita turut ambil bagian menjadi salah satu penggerak dimana perubahan harus terjadi, mungkin mengembalikan pola fikir yang salah tidaklah mudah, namun kita bisa turut ambil bagian untuk tidak meneruskan kebathilan.
Semangat generasi muda pejuang Islam yang lebih baik!!! Kita bisa jika kita mau dan berusaha untuk memperbaikinya. Dan jangan berkomentar sebelum bertindak, lakukan saja dan kita lihat apa yang akan terjadi, memang ga akan instan perubahan terjadi, tapi langkah kecil menjadi berarti dari pada enggak melangkah sama sekali..

Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari’at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus.
Ibu Guru berkata, “Saya punya permainan.
Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.
Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah “Kapur!”, jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah “Penghapus!”
Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti.
Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.
Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah “Penghapus!”, jika saya angkat penghapus, maka katakanlah “Kapur!”. Dan permainan diulang kembali.



Rabu, 11 Desember 2013

Kesalahan Istri Yang Terkadang Dilakukan Kepada Suami


Berikut ini adalah ungkapan nyata dari seorang lelaki yang menginginkan bahwasannya wanitanya atau Istrinya tidak berlaku seperti yang akan di ungkapkan di bawah ini, terhadap suaminya. Kalo kemarin-kemarin postingan aku tentang sudut pandang wanitanya doang, nah sekarang biar lebih komprehensif dan berimbang, serta menumbuhkan adab saling menghormati dan menghargai dalam menyikapi perbedaan antara lelaki dan wanita. Beuuuh bahasanya berat berat beraaaat *gayalah
 
Sharing aku kali ini, tentang obrolan antar gender kala itu, eh bukan obrolan sih lebih tepatnya sharing session dan aku sebagai pendengar mencoba menyimpulkan lewat tulisan. Maaf ya temans ungkapan lelakinya ini aku gambarin secara garis besarnya aja, selebihnya aku jabarin menurut pengertianku, jadi kalo ada kalimat yang keserimpet silahkan di artikan sendiri yaaa :D

Mungkin dari kita sendiri sebagai wanita banyak yang gak nyadar apa sih yang di mau para suami, atau apa sih yang harus dilakukan untuk meminimalisir kesalahan yang sadar ataupun khilaf (semoga ga banyak khilafnya yaaaa) bisa kita lakukan kepada suami, jadi kita nih yang para wanitanya kudu nyimak nih!! Anyook yang kepo, yang kepo kayak akyu yuuk di simak seperti apa sih ungkapan isi hati nya ????  


Senin, 18 November 2013

Mengelola Rasa Cemburu

Assalamuálaikum sahabat muslimah, ketemu lagi... Apa kabar pembaca setiaku?

Apa kabar juga Follower blog aku yang cuma 3 orang ini? Semoga kita semua selalu di Rahmati Allah, dalam keadaan sehat wal'afiat dan semakin Istiqomah di jalan Allah, Allahumma Aamiin, makasih loh udah rajin ngajakin temen-temen nya berkunjung ke blog aku (hahahah kepedean, aseli ini yang jadi follower emang temen sendiri juga, tapi mereka ga disuap ataupun dibayar kok, meskipun hanya dengan segelas es cendol buat jadi pembaca setia tulisan di blog aku) hehehe

Lama ga nge-blog karena sibuk dan ga ada ide, eh nemu artikel yang pas banget nih sama keadaan hati yang sedang merasakan kadang panas kadang mendung dan sedikit gerimis kayak musim pancaroba hehehe, cemburu atas apa yang bukan Hak-ku. *Catatan : Bukan Untuk Ditiru

Well ternyata banyak juga yang mengalami kejadian serupa, berdasarkan curhatan beberapa temen via BBM, yang dari awalnya "Cinta Dalam Diam sampe akhirnya ganti judul jadi Cinta Dalam Ikhlas". Kebanyakan sih perempuan nih yang sering mengalami hal ini, atau emang lelaki yang jago banget menyembunyikan perasaan nya? Ga ada yang salah dengan perasaan cemburu, yang salah adalah karena yang kita cemburui belum menjadi suami kita, beginilah akibatnya jika hati kita sudah terisi pada hal selain Allah, padahal cinta sejati pada manusia hanya dapat dirasa jika kita mencintai Allah diatas segala-galanya.

Senin, 26 Agustus 2013

Waktu Yang Baik Untuk Berdoa

Do’a yang paling utama dan paling mencakup segala perkara adalah do’a yang terdapat dalam firman Allah Ta’ala:

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Dan di antara mereka ada yang mengucapkan: “Wahai Rabb kami berikanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan jauhkanlah kami dari adzab neraka” (QS. Al Baqarah: 201)

Do’a ini adalah do’a yang isinya paling mencakup berbagai macam hal karena di dalam do’a tersebut terkumpul antara kebaikan dunia dan akhirat. 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak membaca do’a ini. 
Selayaknya orang itu membaca do’a ini. Demikian juga doa-doa yang diajarkan, sehingga dia menjadi orang yang mengamalkan sunah dalam setiap kondisi.

Kamis, 13 Juni 2013

Pertanda Ia Adalah Jodoh Ku

Banyak diantara kita yang pasti masih bertanya-tanya siapakah jodoh kita kelak? Bahkan pada teman aku yang sudah pacaran bertahun-tahun pun masih menyangsikan apakah pacarnya tersebut adalah jodoh nya kelak. Apalagi bila umur sudah dirasa cukup, tapi Allah belum mempertemukan dengan jodoh yang kita nanti, pasti perasaanya makin penasaran :) Iya apa iyaa?? hehehe... Padahal urusan "Jodoh" adalah salah satu Takdir yang masih jadi rahasia Allah.

Selasa, 09 April 2013

Tips Cara Menyusui Yang Baik dan Benar



وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلاَدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. (Al Baqarah : 233)

Bagi seorang ibu, menyusui adalah momen berharga karena ASI telah diciptakan oleh Allah dengan segala keistimewaannya. Komposisi ASI telah didesain agar sesuai dengan ritme perkembangan bayi dan dapat mendukung pertumbuhannya. Oleh karenanya periode menyusui ada baiknya dipersiapkan dengan baik agar ketika bayi lahir kelak, sang ibu dapat memberikan ASI kepada bayinya dengan optimal.

Selasa, 02 April 2013

Tips Mendidk Anak Agar Menjadi Soleh & Solehah

Anak adalah harta yang tak ternilai oleh apapun. Dia ibarat titipan indah yang di anugerahkan Allah kepada Orang Tuanya. Pada masa depannya lah terletak Harapan serta Kebahagiaan para Orang Tua.

Dijaman modern seperti sekarang ini, adalah sebuah keharusan bagi orang tua untuk mengajarkan anak- anak mereka tentang pentingnya akidah yang lurus. Hal ini penting untuk dilakukan, mengingat banyaknya pengaruh diluaran yang bisa membentuk karakter anak- anak kita. Maka sebagai orang tua, kita harus tahu bagaimana cara mengarahkan mereka, agar kelak mereka menjadi anak- anak yang sholeh. Berikut beberapa tips mendidik anak agar menjadi sholeh/Sholehah, Insya Allah.
1. Solehkan Diri, Solehkan Anak.
“Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, perumpamaan ini tepat sekali untuk menggambarkan bahwa sifat atau karakter anak tak jauh dari orang tuannya. Karena itulah, sebelum kita mempunyai cita-cita untuk mempunyai anak sholeh, memang sebaiknya para orang tua mensholehkan diri mereka. Orang tua juga selayaknya melengkapi diri dengan berbagai ilmu, agar dapat digunakan dalam pengasuhan anak. Ketika anak dibekali oleh bangunan keagamaan yang baik, hal ini akan menciptakan langkah antisipasif terhadap bencana kebobrokan akhlak anak dimasa depan. Jadi sekedar memerintahkan anak untuk berbuat, tidaklah cukup membentuk karakter dan pribadi yang sholeh pada diri mereka. Orang tua juga harus sanggup untuk memberikan tauladan dalam hal berbuat baik.

Selasa, 26 Februari 2013

Menjemput Jodoh Dari Tangan Allah

Sebagaimana layaknya ritual penjemputan, tentu ada proses-proses yang harus dilakukan, seperti jika kita menjemput keluarga, anak sepulang sekolah atau teman yang ingin silaturahim kerumah.
Proses menjemput ini bisa dibagi menjadi 2:
  1. Mandiri
  2. Perantara
Cara pertama adalah cara yang paling efektif, misalnya saat seorang ibu hendak menjemput anaknya pulang dari sekolah, tanpa banyak persiapan sang ibu pun bisa segera menemui buah hatinya, prosesnya pun tidak begitu rumit, karena sang ibu sudah tahu betul buah hatinya dan tujuannya pun jelas yaitu sekolah anaknya, dengan begitu persiapannya pun cukup dengan menyiapkan sarana transportasi, bisa dengan kendaraan pribadi, angkutan umum atau juga bisa dengan berjalan kaki jika sekolah tidak jauh dari rumahnya.

Adapun dengan cara kedua yaitu perantara, karena bisa jadi cara pertama terhalang oleh beberapa faktor seperti kesibukan orang tua, keadaan yang kurang mengizinkan atau alasan lainnya, yang terpenting adalah orang yang kita amanahi untuk menjemput buah hati benar-benar bisa mewakili dan membuat hati tenang karena kita percaya akan perantara tersebut.

Minggu, 13 Januari 2013

Laa Tahzan (Jangan Bersedih)




Jangan bersedih hati jika Allah tak memberi kita seseorang yang kita Impikan
Insya Allah DIA akan menghadirkan seseorang yang akan Memimpikan kita...

Jangan bersedih hati jika Allah tak mempertemukan kita dengan seseorang yang kita Rindukan
Insya Allah DIA akan mempertemukan kita dengan seseorang yang akan Merindukan kita...

Jangan bersedih hati jika Allah tak memberi kita seseorang yang kita Dambakan
Insya Allah DIA akan menghadirkan seseorang yang akan Mendambakan kita...

Kamis, 10 Januari 2013

Agar Anakmu Menjadi Penyejuk Hatimu

Kehadiran sang buah hati dalam sebuah rumah tangga bisa diibaratkan seperti keberadaan bintang di malam hari, yang merupakan hiasan bagi langit. Demikian pula arti keberadaan seorang anak bagi pasutri, sebagai perhiasan dalam kehidupan dunia. Ini berarti, kehidupan rumah tangga tanpa anak, akan terasa hampa dan suram.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَاباً وَخَيْرٌ أَمَلاً
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal dan shaleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Qs.al-Kahfi: 46)

Bersamaan dengan itu, nikmat keberadaan anak ini sekaligus juga merupakan ujian yang bisa menjerumuskan seorang hamba dalam kebinasaan.
 Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan hal ini dalam firman-Nya,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوّاً لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka…” (Qs. At-Taghaabun:14)

Selasa, 08 Januari 2013

Engkau Akan Ditanya Berbagai Nikmat


Semoga kita dapat menjadi hamba yang bersyukur. Sungguh telah banyak nikmat yang telah Allah anugerahkan. Dan semua kelak akan ditanya, benarkah kita telah memanfaatkan nikmat tersebut dengan benar.
Allah Ta’ala berfirman,
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)”  (QS. At Takatsur: 8).

Syaikh As Sa’di rahimahullah menerangkan,
Nikmat yang telah kalian peroleh di dunia, apakah benar kalian telah mensyukurinya, disalurkan untuk melakukan hak Allah dan tidak disalurkan untuk perbuatan maksiat? Jika kalian benar-benar bersyukur, maka kalian kelak akan mendapatkan nikmat yang lebih mulia dan lebih afdhol.
Atau kalian malah tertipu dengan nikmat tersebut? Malah kalian tidak mensyukurinya? Bahkan sungguh celaka, kalian malah memanfaatkan nikmat tersebut dalam kemaksiatan. 

Minggu, 18 November 2012

Katanya Cintaaaa

Terpecut oleh ucapan sahabat aku kemarin malam saat kami menghabiskan senja di depan rumah, ga biasanya dia ngomongin hal ini katanya “tahu gak sist, cinta itu butuh pembuktian sist agar terlihat kesungguhan kita, dan terbalas cinta kita” jika cinta kepada manusia saja butuh pembuktian baru bisa dianggap cinta apalagi cinta kepada ALLAH, Iya aku tersadar bahwa aku sering sekali mengatakan bahwa aku mencintai ALLAH, jangan jangan aku memang hanya pandai berucap gak mampu membuktikan :)

Ketika ini masih sering terulang dimana shalat dhuha aku cuma dua rakaat itupun dengan terburu buru karena ada kerjaan, ketika qiyamullail hanya dua rakaat inipun dengan kepala hampir jatuh tertidur karena ngantuk, shalat lima waktu? selalu diujung waktu, nyaris abis tuh waktu, dhuhur mepet ashar, ashar mepet magrib, magrib mepet isya dan isya jelang subuh, subuh ketiduran :) udah gitu milih ayatnya yang pendek- pendek saja agar cepet selesai. gak pake doalah karena ALLAH tahu apa yang aku inginkan [parah], lipat sajadah dan kabur ngejar dunia :)

Senin, 29 Oktober 2012

Karena Hal Ini Kau Terpilih (Calon Istri)

Wanita memang identik dengan keindahan. Dari ujung rambut sampai kaki, semua menyimpan pesona. Namun mengapa sekarang ini banyak fenomena, dimana wanita banyak yang belum menemukan jodohnya?. Padahal mereka tidak cacat dalam raga, mereka juga banyak yang memiliki harta. Selain itu, mereka juga berpendidikan dan berstatus sosial tinggi.
Ketika akan menikah, seorang laki- laki memanglah pasti memiliki syarat bagi calon pendamping hidupnya. Dan ternyata, hal dunia tidak selalu menjadi prioritas mereka yang utama mereka dalam memilih wanita. Untuk menikah, tak hanya melulu soal kecantikan, dan keindahan raga. Akhlak yang baik, ilmu yang mumpuni serta kecerdasan adalah salah satu dari banyak hal lain yang mutlak diperlukan untuk pemenuhan syarat menikah.

Shalihah adalah keharusan

Minggu, 28 Oktober 2012

Siapakah Yang Harus Dipilih (Calon Suami)??


Menikah, satu kata ini akan menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pemuda ataupun pemudi yang sudah mencapai usia dewasa. Remaja yang sudah mulai memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya, akan memperhatikan pasangan yang diimpikan menjadi pasangan hidupnya. Sejenak waktu, hatinya akan merenda mimpi, membayangkan masa depan yang indah bersamanya.

Kamis, 27 September 2012

When I Meet Mr. Right

Pacaran bertahun-tahun tidak akan menjamin bahwa dia adalah pria yang tepat untuk kita. Ada pasangan yang hanya butuh waktu 6 bulan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, tetapi ada juga yang perlu waktu bertahun-tahun untuk sampai ke pernikahan. Itu pun ada juga yang akhirnya bubaran.

Pada saat jatuh cinta (biasanya dalam 6 bulan pertama pacaran) logika seperti lumpuh, segala sesuatu terlihat indah, bahkan berbagai kekurangan pasangan malah terlihat lucu dan menggemaskan. Setelah masa itu selesai, cinta yang ada mulai bisa diajak bicara dengan logika, sehingga penilaian akan sebuah hubungan bisa lebih rasional. Barulah niatan untuk memutuskan sebuah pernikahan bisa diambil dengan segala pertimbangan.

Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa ia memang pria yang tepat?


Berikut pedoman yang bisa kita jadikan tolak ukur apakah dia memang Mr Right :

Jumat, 21 September 2012

Lihatlah Siapa Temanmu

Dari Abu Musa Al-Asy’ariy radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة
“Permisalan teman duduk yang shalih dan buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi, atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapat bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapat bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Bukhari No. 2101, Muslim No. 2628)
Wahai saudariku, demikianlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan petunjuk kepada kita agar senantiasa memilih teman-teman yang shalih dan waspada dari teman-teman yang buruk. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan contoh dengan dua permisalan ini dalam rangka menjelaskan bahwa seorang teman yang shalih akan memberikan manfaat bagi kita di setiap saat kita bersamanya. Sebagaimana penjual minyak wangi yang akan memberikan manfaat bagi kita, berupa pemberian minyak wangi, atau minimal jika kita duduk bersamanya, kita akan mencium bau wangi.
Manfaat Berteman dengan Orang yang Shalih

Kamis, 13 September 2012

Everlasting In Love

Jika dua orang memang benar-benar saling menyayangi satu sama lain. Itu bukan berarti mereka harus bersama saat ini juga. Tunggulah di waktu yang tepat, saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa jadi 'hadiah' yg hebat utk orang-orang yg bersabar.

Sementara kalau waktunya belum tiba, sibukkanlah diri untuk terus menjadi lebih baik, memperindah Akhlak, melayakkan diri untuk mendapatkan yang terbaik, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa sayang itu semakin besar, atau semakin memudar, karena hati bicara.



Ini proses, karena cinta bukan sekadar dari mata atau tampilan fisik saja. Proses mereka terbalik, mulai dari memiliki prinsip-prinsip, pemahaman-pemahaman yang baik, lantas hati dan otak akan mengolahnya, baru terakhir mata, telinga dan panca indera menjadi simbolisasi cinta tersebut.

Tetapi apapun cara dan prosesnya, jika akhirnya semua fase itu terlewati masih ada satu hal penting lain yg mengujinya. Yaitu kesementaraan.. Apakah cinta itu perasaan yang bersifat sementara ? Kabar buruknya ya. Jangan berdebat soal ini. Sehebat apapun cinta kita, pasti takluk oleh waktu. Tapi kabar baiknya, meski ia bersifat sementara, kita selalu memiliki kesempatan untuk membuatnya ‘abadi’, everlasting. Bagaimana caranya?